Perspektif Bisnis


perspektif

BAB I

PENDAHULUAN

 Latar Belakang

Bisnis merupakan salah satu aspek dalam kehidupan manusia yang berkembang dengan sangat pesat yang mewarnai kehidupan ekonomi pada era globalisasi ini. Perkembangan ini selaras dengan semakin meningkatknya kebutuhan manusia modern dalam berbagai aspek kehidupan. Kebutuhan tersebut dapat berbentuk barang atau jasa. Barang-barang yang dibutuhkan manusia seperti kebutuhan pangan yang dikenal dengan sembilan pahan pokok, kebutuhan sandang yang berupa pakaian-pakaian sampai dengan kebutuhan papan berupa rumah dan kebutuhan-kebutuhan lainnya. Sedangkan yang berupa jasa seperti kebutuhan akan akan jasa transportasi baik darat, laut maupun udara, jasa perawatan tubuh seperti salon dan spa, jasa hiburan seperti tempat-tempat rekreasi, karaoke, bioskop dan lain sebagainya.

Perkembangan yang pesat dalam dunia bisnis tersebut menunjukkan bahwa dalam dunia bisnis telah berkembang strategi-strategi untuk mencapai kemajuan dalam bidang tersebut. Seperti perkembangan yang dialami oleh produsen sepatu Nike Sepanjang 1980-an dan 1990-an, Nike masih memainkan perannya sebagai perusahaan baru yang tidak terkenal, tetapi Nike berpacu melesat ke depan untuk memenangkan kompetisi. Antara tahun 1988 dan 1997 pendapatan Nike tumbuh pada tingkat tahunan rata-rata 21%, keuntungan rata-rata investor melonjak 47%. Nike meningkatkan kekuatan mereknya, bergerak agresif ke kategori produk baru, jenis olagraga baru, dan wilayah dunia baru. Perusahaan menempelkan logo swoosh yang terkenal pada semua benda mulai dari kacamata, bola kaki, sampai sarung tangan baseball dan tongkat hockey. Nike menginvasi beberapa olahraga baru termasuk baseball, golf, hockey, skateboard, wall-climbing, dan hiking. Bagi Nike, tampaknya keadaan terlihat sangat baik.

Berdasarkan kasus tersebut terdapat kumpulan ide-ide bisnis dan kosakata yang digunakan ketika berbicara tentang logika bisnis. Kasus-kasus yang terjadi sehubungan dengan perkembangan dalam dunia bisnis akan menambah pengetahuan bagi praktisi teknologi kinerja tentang alat-alat yang digunakan untuk memahami permasalah yang dihadapi sehubungan dengan teknologi kinerja. Perspektif bisnis akan membantu kita untuk mengetahui pengukuran apa yang digunakan oleh suatu organisasi atau perusahaan untuk mengukur kesuksesan, maka kita dapat membuat keputusan yang lebih baik tentang proyek apa yang akan di kerjakan dan dengan demikian kita mengetahui bagaimana meminta data yang dibutuhkan.

Menggunakan pemikiran yang baik dan model yang bermanfaat, kita dapat memperoleh cukup pengetahuan tentang pandangan tingkat tinggi dari suatu organisasi untuk menanyakan pertanyaan intelijen dan mencari tahu dimana menemukan jawaban yang kita butuhkan. Setiap organisasi memiliki orang-orang yang berlatar belakang dalam bidang keuangan, marketing, pengerjaan, teknologi informasi, dan lain sebagainya. Mengikuti standar ISPI (International Society for Performance Improvement) tentang kolaborasi, kita dapat menjadi patner dengan suatu organisasi tertentu yang membutuhkan peningkatan kinerja untuk memperoleh data mendalam yang dibutuhkan.

Termasuk strategi untuk meningkatan kinerja atau teknologi kinerja. Seperti yang dikemukakan oleh Kenneth H. Silber dan Lynn Kearny bahwa Sejah tahun 1970, banyak penulis tentang teknologi kinerja telah mengusulkan dua ide yang pertama adalah komponen kunci untuk sukses dalam praktek teknologi kinerja adalah kemampuan untuk berkonsultasi dengan klien, sedangkan ide yang kedua komponen kunci untuk berkonsultasi dengan klien adalah memahami bisinis dan bahasa mereka[1].

Ketika berbicara tentang bisnis pada makalah ini, digunakan ide yang sangat inklusif dari bisnis itu sendiri. Tentu saja termasuk sektor perusahaan, merupakan konsep biasa yang difahami ketika menyebutkan kata bisnis. Tapi bisnis yang sebenarnya adalah organisasi apapun yang menawarkan barang atau jasa kepada pelanggan; yang menerima penghasilan secara langsung maupun tidak langsung untuk barang dan jasa; yang membutuhkan biaya yang sesuai untuk menciptakan barang dan jasa; yang diusahakan untuk menambah penghasilan atau paling tidak sesuai dengan biayanya; dan yang memiliki strategi, proses dan orang-orang yang memungkinkan semuanya berlangsung. Maka bisnis juga termasuk organisasi non profit, sistem atau lembaga pendidikan, lembaga keuangan, rumah sakit, agen jasa sosial dan lain sebagainya.

Jika praktisi teknologi kinerja tidak dapat memahami konsep bisnis ini dan bahasa bisnis yang digunakan klien mereka, bagaimana mungkin mereka memahami masalah yang paling menekan klien mereka? Dan jika praktisi teknologi kinerja merekomendasikan untuk tidak mempertimbangkan semua isu bisnis yang dihadapi klien mereka, mengapa klien harus mempercayai rekomendasi tersebut?. Para klien yang dihadapi oleh praktisi teknologi kinerja berharap agar mereka mendapatkan rekomendasi yang ditujukan pada tujuan utama dan usaha mereka, dengan bahasa yang mereka pahami. Mereka berharap untuk direkomendasikan tindakan yang tidak akan merusak inisiatif bisnis utama dalam wilayah tanggungjawab mereka.

Namun dalam kenyataannya banyak praktisi teknologi kinerja tidak dapat menjawab pertanyaan yang sangat mendasar tentang organisasi tempat mereka bekerja sebagai konsultan. Diantara pertanyaan dasar tersebut adalah:

  • Dimana seseorang dapat menemukan dokumen tentang organisasi termasuk dokumentasi yang bersifat publik dan yang dibutuhkan oleh pemerintah?
  • Bagaimana isu-isu strategis yang dihapai oleh organisasi?
  • Bagaimana praktisi HPT berkontribusi terhadap lapisan bawah dari sebuah organisasi?

Oleh karena itu mutlak diperlukan pemahaman tentang bagaimana perspektif bisnis memberikan kontribusi terhadap teknologi kinerja. Dengan pemahaman yang baik diharapkan dapat meningkatkan kinerja dari suatu organisasi.

  • Rumusan Masalah

Berdasarkan keterangan pada latar belakang di atas rumusah masalah yang diajukan dalam makalah ini adalah sebagai berkut:

  1. Apa yang dimasud dengan model logika bisnis?
  2. Bagaimana cara mengumpulkan data dalam model logika bisnis?
  3. Bagiamana contoh kasus teknologi kinerja dalam model logika bisnis?

 

  • Tujuan Penulisan

Berdasarkan pertanyaan pada rumusan masalah di atas, tujua penulisan yang diajukan dalam makalah ini adalah sebagai berkut:

  1. Untuk mengatahui apa yang dimasud dengan model logika bisnis.
  2. Untuk mengatahui bagaimana cara mengumpulkan data dalam model logika bisnis.
  3. Untuk mengatahui bagiamana contoh penerapan model logika bisnis dalam teknologi kinerja.

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 Model Logika Bisnis

Model logika bisnis menyediakan media sistematis untuk praktisi teknologi kinerja untuk memahami suatu organisasi. Praktisi teknologi kinerja juga dapat menggunakan model ini sebagai dasar untuk membangun kartu catatan skor dengan sejumlah keadaan yang dimasukkan kedalamnya (Kalpan & Norton, 1996)[2].

Model logika bisnis secara spesifik didesain hanya untuk membantu praktisi teknologi kinerja memahami organisasi tempat mereka bekerja. Model ini dapat diperluas sebagai dasar untuk membuat kartu skor untuk keadaan saat ini berdasarkan matrik yang dilibatkan dalam model. Tentu saja, praktisi teknologi kinerja yang bijaksana dapat menggunakan informasi yang dikumpulkan dalam model logika bisnis sebagai dasar bagi tipe-tipe yang berbeda dari analisa teknologi kinerja, desain, pemilihan intervensi, evaluasi, dan lain sebagainya.

Model logika bisnis mengacu pada banyak sumber yang dihormati dalam literatur bisnis secara umum. Ide tentang logika bisnis diadaptasi dari Karl Albercht The Northbound Train (Albrecht, 1994)[3]. Albrecht menunjukkan, dalam tulisannya tentang logika dan strategi bisnis, dimana masing-masing bisnis memiliki logika, atau kumpulan ide dan asumsi, di balik pendekatannya terhadap sesuatu. Logika ini bisa secara eksplisit atau tidak, tapi harus difahami agar suatu bisnis dapat menguntungkan. Idenya tentang empat bentuk dasar dari logika bisnis telah dimodifikasi secara luas, termasuk tulisan dari Michael Porter tentang strategi kompetitif (Porter, 1998)[4], Kaplan dan Norton The Balanced Scorecard (Kaplan and Norton, 1996) dan banyak yang lainnya.

  • Menggunakan Model Logika Bisnis

Barang siapa yang menjadi konsultan internal di dalam suatu organisasi didorong untuk memahami bisnis yang dijalankan oleh organisasi tersebut. Model logika bisnis dapat digunakan untuk membingkai dan mengatur tugas tersebut. Model logika bisnis dapat digunakan untuk memenuhi dua hal :

  • Memahami suatu organisasi
  • Mulai mengembangkan kartu skor untuk organisasi
    • Untuk memahami organisasi klien

Kita dapat memperoleh pandangan yang baik dari organisasi manapun dengan menggunakan model logika bisnis dan lembar kerja dapat digunakan ini untuk mengumpulkan dan mengatur informasi tingkat tinggi tentang apa yang coba dilakukan oleh organisasi dan konteks apa yang coba diterapkan didalamnya. Dalam melakukan itu, kita akan menggunakan logika dan bisnis.. Pandangan tingkat tinggi ini akan membantu kita menggambarkan keseluruhan elemen dari organisasi dalam istilah bisnis. Kita akan menemukan bahwa kita memiliki pandangan yang lebih baik dari pada banyak manajer fungsional dari organisasi. Yang cenderung mengetahui banyak tentang wilayah tanggung jawab mereka, akan tetapi sedikit pengetahuan tentang organisasi secara keseluruhan. Namun yang harus diingat, ini merupakan alat deskripsi, bukan alat diagnosis. Teknologi kinerja adalah sistem yang berdasar, dan model ini membantu kita untuk melihat dan untuk memahami organisasi sebagai sistem yang menyeluruh.

 

  • Mengembangkan Kartu Skor untuk Organisasi: Kenyataan dan Harapan

Matrik pada akhir dari tiap-tiap logika bisnis menyediakan menu dari ukuran yang mungkin dicapai. Dengan berpatner dengan klien dan ahli lainnya dalam organisasi, kita dapat mengidentifikasi yang mana dari ukuran ini yang digunakan oleh organisasi untuk menelurusi kinerjanya dan yang ditargetkan dari tujuan tahun ini. Kita menggunakan informasi ini untuk membangun pengukuran kunci dari kartu skor. Untuk pengukuran yang ditargetkan dalam tujuan organisasi, terdapat keduanya yaitu jumlah yang seharusnya, tujuan dan jumlah saat ini. Bagaimana organisasi berbuat saat ini ditelusuri dan disimpan di suatu tempat dalam organisasi.

Kita dapat memikirkan kartu skor ini sebagai analisa gap. Kita ingin menemukan kesempatan untuk melakukan proyek yang akan lebih dekat terhadap jumlah tujuan yang penting terhadap organisasi. Ini adalah kunci untuk kelangsungan klien kita, dan harus menjadi prioritas bagi kita.

  • Gambaran Umum Model Logika Bisnis

Model logika bisnis melihat bisnis sebagai sesuatu yang dapat dilihat dari perspektif logika yang berbeda. Masing-masing logika memperhatikan aspek yang berbeda dari organisasi. Seperti yang digambarkan pada gambar 2.3, model menggambarkan tujuh logika organisasi.

  1. Logika eksternal: kesempatan dan ancaman yang dihadapi organisasi karena tekanan eksternal dalam industri mereka sendiri dan kecendrungan umum dalam lingkungan sekitarnya.
  2. Logika ekonomi: bagaimana organisasi memperoleh keuntungan dan mencapai pertumbuhan.
  3. Logika strategi: tujuan dari organisasi, arah pergerakannya dan rencana untuk mencapainya, dan budaya organisasi.
  4. Logika pelanggan: bagaimana organisasi menarik dan mempertahankan pelanggan.
  5. Logika produk: bagaimana produk dan servis yang dihasilkan organisasi menarik bagi para pelanggan, dan bagaimana organisasi membedakan dirinya dari organisasi lain dalam bidang yang sama.
  6. Logika proses: bagaimana organisasi menciptakan, menghasilkan, dan menyampaikan produk dan jasanya.
  7. Logika Internal: infrastruktur organisasi, bagaimana organisasi itu sendiri menyelesaikan tugasnya.

 

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, model logika bisnis dapat direpresentasikan sebagai versi dari balanced scorecard (Kaplan dan Norton, 1996)[5].

Tabel 2.3.2 Matrik logika bisnis

  • Mengumpulkan Data dari Berbagaimacam Logika dan Pengukuran

Untuk mempelajari sebanyak mungkin tentang suatu organisasi dalam rangka mempelajari teknologi kinerja. Kita akan mengumpulkan lebih banyak informasi saat kita mulai bekerja dengan organisasi, lebih praktis dari pada memperolehnya dalam interview secara pribadi. Berikut ini beberapa cara untuk memperoleh informasi yang menjadi bagian dari model.

  • Dokumen

Banyak sumber-sumber yang telah dipublikasikan yang dapat kita gunakan untuk mempelajari tentang bisnis sebelum kita berbicara dengan klien. Banyak organisasi besar cukup memberikan jasa yang dibutuhkan untuk mempublikasikan informasi tentang diri mereka setiap tahun: untuk memberitahukan investor, agen pemerintah yang membiayai atau mengawasi mereka, dan stakeholder lainnya. Sumber daya yang mungkin termasuk[6]:

  • Laporan tahunan: laporan tingkat tinggi dari kesehatan keuangan organisasi, laporan tahunan secara meningkat digunakan sebagai sarana komunikasi untuk mencapai banyak stakeholder.
  • Format laporan 10 K dan 990: laporan yang lebih detail yang dipublikasikan tiap tahun oleh semua perusahaan perdagangan publik (10-K) dan organisasi non profit (990), daftar dari semua rincian keuangan, rincian masalah seperti tuntutan hukum, informasi tentang kunci hak cipta dan teknologi, banyak dari rencana bisnis, nama dan informasi kontak untuk pekerja, informasi tentang produk dan servis dan lain sebagainya.
  • Hoovers: merupakan sesuatu yang poluper dengan kontribusi dari publikasi investor yang menggambarkan semua perusahaan perdagangan publik. Yang memberikan berbagaimacam analisa singkat dari masing-masing informasi dengan informasi keuangan, sejarah, ringkasan kritik dari manajemen, strategi, dan pelaksanaan, dan perbandingan dengan 3 perusahaan top yang menjadi pesaing. Merupakan sesuatu yang cepat, ringkas dan menyenangkan untuk dibaca.
  • Perpustakaan : perpustakaan utama pada tiap kota akan memiliki paling kurang satu pustakawan bisnis dan satu pustakwan penelitian. Mereka sangat membantu untuk mengidentifikasi sumberdaya dan menunjukkan bagaimana menggunakannya.
  • Website : mengunjungi website suatu organisasi mengungkapkan apa yang diharapkan organisasi terhadap kepercayaan investor, pelanggan dan calon pegawai tentang mereka. Website akan mengkomunikasikan image dari organisasi yang coba ditampilkan, dan jika diorganisir dengan baik, akan menyediakan informasi yang berguna tentang produk dan jasa dari organisasi tersebut.
    • Orang-orang

Praktisi HPT dapat menggunakan ahli internal dan jaringan eksternal seperti masyarakat profesional seperti ISPI, sekolah bisnis, dewan komersial, klub olah raga, dan organisasi jasa lokal untuk melakukan kontak informal untuk memperoleh informasi tentang organisasi. Ketika berada di dalam dan mengerjakan suatu proyek, seseorang dapat menggunakan wawancara, diskusi kelompok, pengamatan, dan tehnik pengumpulan informasi lainnya dengan alat bantu teknologi kinerja. Untuk lebih rinci tentang ini, lihat bagian dalam makalah ini tentang tehnik pengumpulan data[7]:

  • Manajer: manajer adalah sumber informasi yang baik tentang area yang menjadi tanggungjawabnya. Bagaimanapun, jika manajer tidak ditempatkan dengan kedudukan yang tinggi atau secara khusus disiagakan dan dilibatkan dalam organisasi, kita akan menemukan banyak dari mereka sangat sedikit memperhatikan spesialisasi mereka.
  • Ahli internal: spesialisasi dalam berbagai bidang logika dari model ini merupakan sumberdaya yang tidak terhingga. Tanyakan akuntan atau ahli keuangan untuk memahami informasi keuangan, dari pada menghabiskan berjam-jam memahami angka-angka.
  • Klien: kita mungkin memiliki klien yang berpengetahuan dalam organisasi yang sama yang dapat memberikan masukan yang berharga, atau paling tidak kontak yang berguna. Jangan malu untuk bertanya
    • Pelanggan

Pelanggan eksternal merupakan sumber terbaik untuk informasi tentang bagaimana organisasi pelanggan dan logika produk sebenarnya dilaksanakan.

  • Model Logika dengan Logika

Bagian ini akan membahas tentang salah satu model logika. Bagian pengukuran dari masing-masing gambar dapat muncul menjadi sesuatu yang luar biasa jika dibaca sebagai algoritma; maka, seseorang harus menggunakan semua yang disebutkan oleh pengukuran. Daftar yang ditampilkan merupakan menu dari pengukuran yang mungkin yang dapat digunakan oleh organisasi untuk menentukan kesuksesan organisasi berdasarkan logika tersebut. Bagaimanapun, pihak yang berwenang tidak dapat memprediksi lebih lanjut yang mana yang dapat menjadi ukuran yang benar untuk organisasi tertentu. Maka, tugas dari pengguna model adalah untuk menemukan dari klien ukuran yang mana yang sering digunakan dan diperhatikan oleh organisasi, kemudian mengidentifikasi matrik yang telah tersedia.

  • Logika Eksternal

Pandangan tentang organisasi ini, logika eksternal, merujuk pada faktor-faktor eksternal terhadap organisasi yang mempengaruhi kekuatan yang luas dan penting dari suatu organisasi. Ini merupakan faktor yang tidak dapat dikontrol oleh organisasi, mungkin melalui kolaborasi dengan yang lain, mempengaruhi mereka. Faktor-faktor tersebut merupakan faktor yang harus difahami dengan baik oleh organisasi, sampai mereka berdampak terhadap semua logika internal dari organisasi. Terdapat dua faktor eksternal yaitu kecenderungan umum masyarakat dan tren industri.

  1. Kecenderungan umum masyarakat.

Tren yang mempengaruhi semua aspek masyarakat, seperti industri dalam beberapa masyarakat, merupakan kecenderungan umum masyarakat. Kecenderungan umum masyarakat termasuk faktor ekonomi seperti resesi, faktor demografi seperti harapan hidup manusia yang lebih lama, faktor politik dan hukum seperti tindakan militer; faktor teknologi seperti bio-teknologi, faktor sosio kultural seperti serubah, tingkatan lokal, negara dan nasional. Kecenderungan ini dijelaskan pada tabel 2.5.1.a.

  1. Tren Industri. Tren yang mempengaruhi industri sebagai keseluruhan, dari pada hanya mempengaruhi satu organisasi saja. Tren industri termasuk ancaman dari peserta baru. Kekuatan tawar menawar dari suplier; kekuatan tawar menawar dari pembeli; ancaman dari pengganti; intensitas dari persaingan; dan pertumbuhan industri. Tren ini akan dijelaskan dengan contoh pada tabel. 2.5.1.b
Tren Penjelasan Contoh
Pendatang Baru Bagaimana kemudahan bagi pesaing baru untuk memasuki industri (atau untuk merubah industri untuk memasukinya) Industri minyak memiliki sedikit ancaman; industri komputer memiliki ancaman yang tinggi; industri telepon memiliki sedikit ancaman, tetapi telpon seluler menciptakan ancaman yang tinggi
Kekuatan Bargaining Supplier Ketika jumlah penyalur sedikit (maka memiliki kekuatan bargaining yang tinggi terhadap supplai dan harga) Penyuplai minyak memiliki posisi tawar yang tinggi; perusahaan farmasi memiliki posisi tawar yang tinggi sampai hak cipta habis, maka kekuatannya akan berkurang
Kekuatan Bargaining Pembeli Adakah beberapa pembeli yang sama, masing-masing memiliki kekuatan yang sama atau rendah atau beberapa pembeli utama dengan kekuatan yang tinggi? Wal-Mart dan McDonald memiliki kekuatan bargaining pembeli yang tinggi
Ancaman Pengganti Bagaimana mungkin industri akan menjadi usang karena produk baru dengan jenis yang sama atau lebih? Industri telepon dan komputer memiliki ancama yang tinggi,
Intensitas Persaingan Bagaimana kerasnya persaingan dalam industri? Persaingan diantara perusahaan software sangat tinggi; persaingan antara perusahaan minyak sangat rendah
Pertumbuhan Industri Seberapa cepat pertumbuhan industri? Bio teknologi diharapkan berkembang dengan pesat; produk geriatrik (perawatan kesehatan dan penyakit manusia) berkembang dengan pesat
 

Tabel 2.5.1 Logika Eksternal, Trend Industri

 

 

Peluang kunci dan ancaman

Hanya memiliki daftar tren ini saja tidak cukup. Mereka harus diringkas dan diterjemahkan menjadi apa yang diinginkan oleh organisasi. Tujuan adalah untuk mengembangkan daftar peluang utama dan ancaman yang yang ditunjukkan terhadap suatu organisasi oleh kecenderungan ini.

Peluang adalah cara dimana organisasi dapat mencari untung dari suatu tren. Contohnya, bagi industri makanan melihat kesempatan yang disediakan oleh kegemaran diet dengan makanan berkarbohidrat rendah di Amerika untuk memperkenalkan jenis baru dari produk makanan di toko-koko dan restoran yang semuanya menggunakan harga premium.

Ancaman, pada sisi lainnya merupakan jalan bagi organisasi untuk dapat di rugikan oleh tren. Sebagai contoh, ancaman dalam bisnis retail adalah Wal Mart dan Target akan mengusir bukan hanya bisnis kecil akan tetapi juga perusahan besar dalam garis bisnis yang sama.

Pada titik ini kita akan menyelesaikan pengamatan eksternal secara menyeluruh yang baik. Sekarang kita dapat mengalihkan fokus kita terhadap pengamatan internal. Cara ini mengidentifikasi ekonomi, strategi, pelanggan, produk, proses dan logika internal dari suatu organisasi. Karena bisnis yang serius dimulai dengan keungan, kita juga harus mulai dari sana.

  • Logika Ekonomi

Pandangan organisasi ini “logika ekonomi”, memfokuskan pada bagaimana cara organisasi mendapatkan untung dan menggunakan uang. Faktor dalam logika ekonomi termasuk biaya struktural (contohnya, rasio tetap dari biaya variabel dan biaya langsung dan tidak langsung); fokus finansial (contohnya apakah organisasi lebih perhatian dengan biaya penjualan atau biaya administrasi secara umum, dan bagaimana melihat dari mana keuntungan diperoleh?), pengukuran finansial (contohnya, apakah pengukuran dikembalikan kepada aset atau penjualan?)

Tanpa memahami faktor-faktor dalam logika ini, kita tidak akan mungkin berbicara kepada eksekutif senior dengan penuh makna tentang bagaimana intervensi teknologi kinerja yang kita ajukan akan mempengaruhi lapisan bawah dari organisasi. Untuk informasi lebih lanjut untuk memahami logika ekonomi, dapat dilihat dari pendapat Stack (1994) yang dijelaskan pada gambar 2.5.2.

 

Biaya Struktur Mana yang menjadi masalah bagi anda, biaya yang tetap (fixed cost) atau biaya yang berubah (variable cost)?

Apa yang menjadi fokus perhatian anda? Apa yang anda lakukan untuk mengatur biaya ini?

Pilihan Contoh
Tetap (Fixed) = biaya yang selalu terjadi terlepas dari apapun bisnis yang dilakukan Fasilitas, perlengkapan, pegawai tetap
Berubah (variabel) = biaya yang berubahan sesuai dengan ukuran bisnis yang tersedia Sewa jangka pendek, bahan baku, barang dagangan, pegawai tidak tetap
Organisasi yang memiliki fixed cost tinggi dengan variable cost rendah Penerbangan, Rumah sakit, kilang minyak
Organisasi yang memiliki variable cost tinggi dengan fixed cost rendah Toko eceran, kontraktor umum, konsultan skala kecil
Turbulensi (perubahan yang pesat) dalam suatu lingkungan meningkatkan resiko suatu organisasi. Banyak bisnis mencoba mengurangi resiko dengan merubah fixed cost menjadi variable cost Perampingan, outsorcing, subkontrak, penyewaan
Fokus Finansial Mana yang menjadi masalah bagi anda: COGS atau SG&A atau keduanya?
Definisi Contoh
Cost of goods sold: jumlah langsung yang dibutuhkan untuk membuat dan memasarkan suatu produk atau servis:

·      Biaya penelitian dan pengembangan

·      Biaya produksi

·      Biaya distribusi

·      Biaya penjualan dan marketing

·      Biaya pelayanan pelanggan

Perusahaan yang memperhatikan rangkaian proses dan suplai mengatur ulang untuk efisiensi yang optimal dan biaya yang rendah seperti McDonald
Salaries, general, and administration: biaya yang secara tidak langsung dihubungkan dengan suatu produk akan tetapi merupakan biaya menjalankan bisnes secara keseluruhan contohnya;

·      Teknologi informasi

·      Manajemen

·      Sumberdaya manusia dan pelatihan

·      Manfaat bagi pekerja

·      fasilitas

Perusahaan yang memperhatikan pengurangan fixed cost dalam wilayah administratif melalui outsourcing dan perampingan
Sumber Keuntungan Bagaimana suatu perusahaan menganalisa darimana keuntungannya diperoleh?
Pilihan Contoh
Margin keuntungan dengan sektor produk – produk mana yang menghasilkan keuntungan lebih besar Elektronik (Dell)
Margin keuntungan dengan tipe pelanggan – pelanggan baru versus lama Retail
Margin keuntungan dengan tipe saluran pasar – pasar di kota versus pasar di di daerah versus internet; toko besar versus toko kecil Farmasi
Margin keuntungan dengan wilayah geografis Retail
Gambaran finansial : ukuran Tanyakan: Apa ukuran kunci yang dicari oleh organisasi anda untuk menentukan seberapa bagus logika pelanggannya bekerja?
Pilihan  
1.     Profit (secara keseluruhan; melalui segmen pasar, melaului pelanggan; melalui tipe produk

2.     Biaya (perunit; melawan pesaing)

3.     Aliran kas

4.     Investasi

5.     Pengembalian investasi

6.     Pengembalian modal pekerja

7.     Perolehan per harga dibandingkan rasio

8.     keuntungan

Tabel 2.5.2. logika ekonomi

  • Logika Strategi

Pandangan organisasi ini “logika strategi”, merujuk pada bagaimana suatu organisasi melihat dirinya sendiri, tujuannya, arahnya, kemampuan uniknya, pertumbuhannya dan bagaimana seluruh faktor ini diluruskan. Juga termasuk bagaimana strategi tersebut diukur. Logika ini sama dengan yang disebut oleh orang-orang dengan strategi perencanaan atau keselarasan bisnis. Tujuan dari model ini adalah untuk menekankan pada faktor kunci yang biasanya dipertimbangkan oleh organisasi dalam strateginya, dan untuk mengklarifikasi dalam pertanyaan apa saja faktor-faktor tersebut bagi bisnis. Faktor-faktor ini dijelaskan dengan contoh dalam tabel 2.5.3.

 

Visi dan Misi Mengapa perusahaan ini tetap ada?
Ciri-Ciri Contoh
Misi merupakan pernyataan tentang tujuan yang spesifik dari suatu organisasi. Sedangkan visi adalah pernyataan yang berorientasi ke masa depan tentang apa yang diharapkan suatu organisasi

·      pernyataan misi harus spesifik dan jelas tentang industri, produk, jasa dan konsumen bahkan dapat dilakukan pengukuran.

·      Pernyataan visi harus menggambarkan tujuan yang besar untuk masa depan.

Misi Perusahaan Garuda Indonesia

Sebagai perusahan penerbangan pembawa bendera bangsa Indonesia yang mempromosikan Indonesia kepada dunia guna menunjang pembangunan ekonomi nasional dengan memberikan pelayanan yang profesional.

Visi Perusahaan Garuda Indonesia

Menjadi perusahaan penerbangan yang handal dengan menawarkan layanan yang berkualitas kepada masyarakat dunia menggunakan keramahan Indonesia.

 

Tujuan dan inisiatif/taktik Bagaimana kita bisa melangkah dari sini ke sana?

Tujuan merupakan sasaran yang spesifik dan dapat dukur yang merupakan langkah untuk mencapai visi dan misi.

Inisiatif atau taktik (sering juga disebut strategi) merupakan tindakan spesifik dari suatu organisasi yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan yang pada akhirnya mencapai visi dan misi

Budaya Apa yang menjadi dasar berdirinya suatu organisasi baik secara internal maupun eksternal?
Karakteristik

Studi tentang budaya korporasi dapat mencakup banyak hal. Pada umumnya dijelaskan melalui tiga unsur utama yaitu:

·     Nilai-yaitu apa yang diyakini oleh suatu organisasi, dalam permasalahan bagaimana memperlakukan investor, pegawai dan pelanggan dan bagaimana melakukan bisnis dengan perusahaan lain

·     Keyakinan atau sejarah-bagaimana suatu organisasi melihat dirinya sendiri, yang berhubungan dengan keyakinannya tentang peran dan takdirnya di pasar dan sejarah tentang bagaimana perusahaan tersebut dimulai, kesuksesan apa yang pernah diraih, dan apa yang harus dilakukan oleh pegawai.

·     Reward perilaku-bagaimana suatu organisasi melaksanakan budaya dengan cara memberikan reward bagi perilaku yang selaras dengan budaya tersebut dan memberikan punishment terhadap perilaku yang tidak selaras.

Contoh

Budaya kerja karyawan Microsoft Indonesia yaitu “Office Out of Office”.

Kompetensi Inti Definisi

Kompetensi inti merupakan organisasi keterampilan dan pengetahuan yang menyebabkan eksistensi dari suatu organisasi, yang membuat suatu organisasi berbuat lebih baik dari yang lain dan menjadikan organisasi tersebut unik

Contoh

Nike

McDOnald’s

Strategi Pertumbuhan Bagaimana mengembangkan perusahaan

Akuisisi : membeli bisnis yang lain

·    Untuk meningkatkan pangsa pasar dengan membeli perusahaan kompetitor

·    Untuk mendapatkan keahlian, saluran distribusi, dan sumberdaya yang lain

Pertumbuhan internal:

·    Tumbuh dengan membangun fasilitas, menyewa orang-orang untuk mengembangkan kapasitas

·    Memperoleh sumberdaya yang dibutuhkan dan keahlian dengan mengembangkannya melalui in house training atau dengan menyewa ahli untuk meningkatkan kemampuan

Aliansi : mengembankan bisnis dengan joint venture dan strategi aliansi untuk mengurangi resiko

Contoh

 

·       Akuisisi BenQ terhadap Siemens

·       Aqua yang diakuisisi danone

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

·       PT. Kereta Api Indonesia melakukan aliansi dengan Indomart dan Kantor Pos untuk memperluas jaringan distribusi tiket KA.

Strategi Harga Pilihan

Puncak dari suatu pasar : meliputi harga yang tertinggi dan persaing dalam prestise, keunikan, dan memperoleh kualitas

 

Lapisan Menengah: meminimalisir perhatian terhadap harga dengan tetap berada pada lapisan menengah

 

Pasar lapisan bawah: bersaing untuk menjadi penyedia jasa dengan biaya yang rendah

Contoh

·      Mobil mewah (Alphard, Lexus)

·      Desainer pakaian (Anne Afanti)

·      Hak istimewa yang eksklusif (penerbangan kelas satu)

·      Penyedia jasa layanan internet

·      Perusahaan penerbangan

 

 

·      Supermarket/minimarket

Alignment Apakah semua unsur dari logika strategi selaras satu dengan yang lainnya dan dengan logika lainnya

Apakah semua elemen konsisten antara satu dengan yang lainnya?

Jika visi di dorong untuk memfungsikan website secara interaktif, apakah organisasi memiliki kompetensi inti, budaya, pengukuran finansial, proses dan teknologi untuk melakukan itu?

Pengukuran Bagaimana kita mengukur seberapa baik logika strategi berkembang?

·    Identifikasi

·    Pernyataan atau dokumentasi

·    Dapat difahami dengan baik oleh yang lain

·    Spesifik

·    Konsisten dengan unsur logika strategi yang lain

·    Didukung oleh organisasi

Disetujui oleh orang-orang dalam organisasi

Tabel 2.5.3 Logika Strategi

  • Logika Pelanggan

Bagaimana suatu organisasi menemukan dan menjaga pelanggan merupakan “logika pelanggan”. Menanyakan siapa yang menjadi pelanggan organisasi dan bagaimana organisasi berhubungan dengan mereka? Pertanyaan logis yang bertujuan ini mengenai strategi pemasaran suatu organisasi (contohnya segmen pasar dan target pasar); hubungannya dengan strategi pelanggan (contohnya, meningkatkan pelanggang yang bertahan lama); dan pengukuran (contohnya persentase pelanggan baru vs pelanggan lama yang kembali, atau harapan vs kenyataan). Faktor-faktor ini dijelaskan dengan contoh pada tabel. 2.5.4.

 

Strategi Pasar Bagaimana anda membuat segmentasi pasar?
Pilihan Contoh
Segmen

·      Kelompok demografi

·      Kelompok psikografi

·      Bagaimana pelanggan membeli

·      Produk bagaimana yang digunakan

 

·      Orang-orang berusia 15 s.d 25 tahun (distro)

·      Penduduk perkotaan yang mobile

·      Secara online (berniaga.com)

·      Transportasi udara komersil (Boein)

Segmen mana yang anda pilih? Mengapa?
Pilihan

Target:

Individu kelas atas karena produk dan jasa yang disediakan membutuhkan biaya

Contoh

 

Hotel Ritz Charlton

Hubungan versus strategi transaksi Pilihan

Volume transaksi tinggi

Hubungan: sering, kontak berkelanjutan

Hubungan: jarang, sumber tunggal

Contoh

Fast food, mall

Klub senam, gym

Dokter gigi,

Pengukuran Apa ukuran kunci yang digunakan organisasi anda untuk menentukan seberapa baik logika pelanggan bekerja?

·        Ukuran segemen pasar

·        Pangsa pasar

·        Pelanggan baru

·        Komplain

·        Jumlah untuk perpelanggan

Tabel. 2.5.4 Logika Pelanggan

  • Logika Produk

Cara dimana organisasi dapat berkembang dan menempatkan produknya dan perusahaannya terhadap para pelanggan merupakan logika produk. Logika produk menanyakan produk jenis apa yang dikembangkan oleh organisasi, apa yang menjadikannya unik, dan bagaimana pelanggan melihat mereka sebagai suatu organisasi. Logika ini menunjukkan pertanyaan tentang strategi produk, perbedaan, image perusahaan, dan pengukuran. Contohnya dapat dilihat pada tebel 2.5.5 berikut.

Strategi Produk Bagaimana anda memuaskan kebutuhan konsumen?

Pilihan                                                                                        Contoh

Niche focus: produk atau jasa yang fokusnya sempit                 Jasa katering

dimana orang-orang membutuhkannya karena

tujuan spesifik

 

Wide product range: jangkauan produk atau jasa yang             Mall

memungkinkan anda melakukan lebih banyak bisnis                 Kontraktor umum

dengan satu pelanggan untuk memenuhi berbagai

macam kebutuhan

Perbedaan Apa yang membuat produk anda berbeda atau unik? Apa yang anda lakukan untuk membedakannya?

Contoh

·   Layanan pengantaran – (TIKI, JNE)

·   Komputer pribadi – Apple

·   Software produktifitas pribadi – yang paling luas didistribusikan, mudah di gunakan (microsoft)

Image Perusahaan Bagaimana image proyek perusahaan anda bagi para pelanggan? Bagaimana reputasi perusahaan anda bagi para pelanggan?

“Pengalaman ekonomi”

Membangun loyalitas pelanggan melalui

Identitas

Pengukuran Ukuran apa yang dapat digunakan oleh organisasi anda untuk menentukan seberapa baik logika produk berfungsi?

1.    Produk atau jasa

·  Fungsi

·  Kualitas

·  Harga

·  Kemanan

·  Jumlah

·  perbedaan

2.    Image perusahaan

·  Dikenal/diketahui orang

·  Inovatif

·  Percaya diri

·  Lingkungan toko

·  Proaktif

·  Membantu

3.     Hubungan antara pelanggan dengan perusahaan

·  Kenyamanan

·  Responsif

·  Penyambutan

·  Rasa terimakasih

·  Jaminan

·  Servis setelah penjualan

·  Ketersediaan

 

Tabel 2.5.5 Logika Produk

Logika Proses

Ekonomi, strategi, pelanggan dan logika produk yang telah didiskuiskan merupakan logika yang digunakan untuk memahami suatu perusahaan. Logika proses merujuk kepada bagaimana kerja dari suatu organisasi diselesaikan. Ini menjawab pertanyaan. Bagaimana suatu organisasi menciptakan dan menyediakan produk atau jasa. Menggabarkan berbagai macam proses dalam organisasi, termasuk penelitian dan pengembangan, produksi, suplai dan logistik, proses setelah penjualan dan pengukuran yang dapat mengukur proses tersebut. Faktor ini akan dijelaskan pada tabel 2.5.6

Proses riset dan pengembangan (pengembangan produk) Bagaimana anda menyediakan produk atau jasa yang baru?

Pilihan Contoh
Mengembangkan produk baru berdasarkan penelitian terhadap pasar Satu perangkat yang dapat berfungsi sebagai telepon, internet dan layanan bantuan (Sistem Cisco)
Menemukan yang baru dengan mendorong teknologi ke tingkatan yang baru Chip komputer (IBM)
Menemukan produk yang ada dan mengadopsinya kedalam kekuatan produk anda Sistem grafis Macintosh yang diadopsi oleh Windows (Microsoft)
Mengembangkan produk atau jasa yang ada dengan menembahkan fitur baru Software (semua perusahaan software)
Produksi, proses logistik Apa yang menjadi even besar di organisasi anda dan kelompok apa saja yang terlibat

Contoh

Kemungkinan (Hammer and Champy, 1993) Divisi atau kelompok apa yang dilibatkan
Pengembangan produk Teknisi saja? Atau juga penjualan, pelayanan pelanggan, pelatihan, keuangan atau penyalur?
Penjualan Penjulan saja? Atau juga keuangan, teknisi, dan pelayanan pelanggan?
Pabrik Pabrik saja? Atau juga teknisi, penjualan, pelayanan pelangga dan bahkan konsumen?
Pemenuhan order Jasa pengantaran saja? Atau juga penyalur, keuangan, penjualan, pelayanan pelanggan dan pelanggan?
Proses setelah penjualan Apakah perusahaan anda menyediakan bantuan setelah penjualan? Dengan cara apa (kepuasan pelanggan, tehnical support, perbaikan, update dan pengembalian?

Kemungkinan Contoh
Minimal dan reluctant (enggan) Penyedia jasa internet
Passif reaktif Pelayanan pelanggan dan jasa perbaikan berdasarkan permintaan pelanggan
Aktif reaktif Aktif memenuhi pelanggan
Proaktif Melakukan fokus kelompok pelanggan secara rutin untuk menghasilkan ide baru tentang produk atau jasa dan peningkatannya
Pengukuran Ukuran apa yang dapat digunakan oleh organisasi anda untuk menentukan seberapa baik logika proses berfungsi?

1.    Proses R&D

·  Produk dihasilkan

·  Wiktu siklus

·  Waktu proses

·  Aktivitas yang memberikan nilai tambah

·  Koordinasi

·  Proses inovatif yang digunakan

2.    Produksi atau proses logistik

·  Kualitas

·  Wiktu siklus

·  Waktu proses

·  Aktivitas yang memberikan nilai tambah

·  Koordinasi

·  Proses inovatif yang digunakan

3.     Proses setelah penjualan

·     Pengembalian

·     Perbaikan

·      Aktivitas yang memberikan nilai tambah

·      Koordinasi

·      Proses inovatif yang digunakan

 

 

Tabel 2.5.6 Logika Proses

 

  • Logika Internal

Yang termasuk dalam logika internal diantaranya struktur internal organisasi, sistem informasi, pembelajaran dan inovasi. Logika ini menggambarkan pengalihan dari peran sumber daya manusia tradisional menjadi fokus terhadap pembelajaran organisasional dan dalam mengatur investsai organisasi yang berhubungan dengan modal manusia. Bagian ini akan dijelaskan pada tabel 2.5.7 berikut.

Struktur Internal Bagaimanakah struktur organisasi anda?

Kemungkinan Contoh
Berpusat pada keuntungan Keuntungan yang akan diperoleh
Divisi fungsional Marketing, sumberdaya manusia dan sebagainya
Divisi geografis Wilayah provinsi Jambi
Divisi produksi
Sistem Informasi Bagaimana organisasi anda memperoleh informasi yang dibutuhkan untuk membuat suatu keputusan

Kemungkinan Contoh
Orang-orang pada tiap tingkatan memperoleh informasi yang dapat membantu mereka membuat keputusan Struktur data yang terbuka dimana data didesain di atur secara efisien
Informasi tersedia dan dapat diakses untuk membuat keputusan akan tetapi tidak dugunakan. Karena informasinya sudah out of date, tidak lengkap, tidak akurat, atau tidak teratur untuk membuat keputusan Data tidak organisir dan diatur dengan baik. Tidak ada umpan balik antara pihak yang menyusun data, pihak yang menginput data dan pengguna data
Informasi dikontrol secara terpusat Sistem yang terpusat menjaga informasi. Divisi fungsional dan otoritas hierarkis membatasi akses terhadap data
Informasi didistribusikan mellaui sistem independen didalam organisasi. Setiap bagian dari organisasi memiliki komputer dan sistem komputer yang dibeli dan diprogram secara independen. Tidak ada yang mengetahui data milik orang lain.
Belajar dan Inovasi
Bagaimana organisasi anda memperoleh keterampilan dan pengetahuan?
Kemungkinan Contoh
Modal yang diperoleh:
Membeli Merekrut keterampilan baru
Melepaskan Menyewa kontraktor
Mengembangkan Melatih pekerja yang ada
Bagaimana anda mengatur investasi dalam modal manusia?
Membangun nilai:
Desain pekerjaan Membuat keputusan, mengontrol semua faktor kesuksesan
Infrasutruktur Lingkungan kerja, pekerjaan, informasi dan keamanan
Rekruitmen Perencanaan, strategi penempatan, jalur karir
Pembelajaran berkelanjutan Manajemen pengetahuan (sistem informasi yang efektif)
Pengukuran
1.    Struktur organisasi

·      Selaras dengan logika yang lain

·      Reward dan pengakuan

·      Informasi yang tepat

·      keamanan

2.    Sistem informasi

A.   Manajemen pengetahuan

·      Strategi pengetahuan

·      Ketersediaan pengetahuan

·      Kegunaan pengetahuan

·      Efektifitas pengetahuan

B.    Kinerja sistem

·      Kualitas

·      Waktu siklus

·      Waktu proses

·      Nilai tambah

·      Koordinasi

·      Proses inovasi yang digunakan

·      Biaya

3.   Pembelajaran dan inovasi

A.   Desain pekerjaan

·      Terlibat dalam membuat keputusan

·      Reward dan pengakuan

·      Informasi yang memadai

·      keamanan

B.    Infrastruktur

·      Lingkungan kerja yang memadai

·      Alat dan perlengkapan yang memadai

C.    Rekruitmen

·      Strategi

·      Kepuasan

·      Memiliki kebutuhan pegawai

·      Akurasi

·      kepuasan

D.   Pengembangan karir

·      Jalur karir

·      Perencanaan karir

E.    Pembelajaran berkelanjutan

·      Kesalahan yang berulang

·      Perbaikan kesalahan

 

Tabel 2.5.7. Logika Internal

 

BAB III

PENUTUP

Kesimpulan

Mengkaji model logika bisnis ini memberikan kita pandangan tentang teknologi kinerja suatu organisasi dari sudut padang bisnis. Setelah mengkaji lebih lanjut tentang persepektif bisnis dapat dijadikan landasan dalam melakukan suatu pengamatan cerdas dan sehingga menghasilkan saran yang berguna tanpa
harus membuang-buang waktu. Cara terbaik untuk membuat orang untuk memahami dan menghormati keahlian seorang yang mendalami tentang teknologi kinerja adalah suatu gagasan bahwa ahli teknologi kinerja berusaha untuk memahami dan menghormati suatu organisasi

Memiliki pemahaman tentang logika bisnis juga menempatkan seorang ahli teknologi kinerja dalam posisi yang baik menjadi konsultan yang berharga untuk klien. Dengan baik, lengkap, dan akurat
model bisnis dapat digunakan untuk memahami suatu organisasi, oleh karena itu seorang ahli teknologi kinerja sekarang dalam posisi yang lebih baik menggunakan logika klien dan bahasa mereka untuk memulai
untuk membuat mereka menyadari bagaimana interaksi dalam suatu masalah dan inisiatif di
dalam logika perspektif bisnis. Selain itu, dengan mempelajari perspektif bisnis kita dapat menyarankan cara bermitra dengan suatu organisasi tertentu untuk mengatasi masalah kinerja organisasi.
Akhirnya, dan mungkin yang paling penting, kita memahami metrik organisasi
digunakan untuk menilai keberhasilannya, kita akan dapat mengidentifikasi kesenjangan dalam
metrik mereka, dan dengan melakukan intervensi peningkatan kinerja kita dapat menutup kesenjangan tersebut.

Saran

Berbagai macam organisasi dapat menggunakan persepektif bisnis untuk meningkatkan kinerjanya. Sehubungan dengan perkembangan yang terjadi dalam dunia bisnis, maka bidang-bidang lainnya seperti pendidikan dapat menggunakan perspektif yang digunakan dalam bidang bisnis untuk meningkatkan kinerja dari bidang tersebut. Sehingga tercapai kemajuan dalam segala bidang kehidupan manusia dan tercipta perubahan menujua arah yang lebih baik lagi.

 

DAFTAR PUSTAKA

Silber, Kenneth H, & Lynn Kearny. 2006. Handbook of Human Performance Technology, Business Perspective for Performance Technologiest. Sanfransisco

Kaplan, R., and Norton D. (1996). The balanced scorecard. Cambridge, MA: Harvard Busines School Press

Albrecht, K. (1994). The northbound train. New York: AMACOM

Porter, M. (1998). Competitive strategy: Techniques for analyzing industries and competitors. New York: Free Press.

[1] Silber, Kenneth H, & Lynn Kearny. 2006. Handbook of Human Performance Technology, Business Perspective for Performance Technologiest. Sanfransisco

[2] Kaplan, R., and Norton D. (1996). The balanced scorecard. Cambridge, MA: Harvard Busines School Press

[3] Albrecht, K. (1994). The northbound train. New York: AMACOM

[4] Porter, M. (1998). Competitive strategy: Techniques for analyzing industries and competitors.

New York: Free Press.

[5] Silber, Kenneth H, & Lynn Kearny. 2006. Handbook of Human Performance Technology, Business Perspective for Performance Technologiest. Sanfransisco

[6] ibid

[7] Ibid hal 6

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s